<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dbc-network.net &#187; Artikel Motivasi</title>
	<atom:link href="http://www.dbc-network.net/tag/artikel-motivasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dbc-network.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Nov 2011 21:07:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Motivasi dari buku &#8220;Who Moved My Cheese?&#8221;</title>
		<link>http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/motivasi-dari-buku-who-move-my-cheese</link>
		<comments>http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/motivasi-dari-buku-who-move-my-cheese#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 07:50:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[buku cerita]]></category>
		<category><![CDATA[buku cerita who moved my cheese]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[cerita motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[dBC Network]]></category>
		<category><![CDATA[kata-kata motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[nyaman]]></category>
		<category><![CDATA[who moved my cheese]]></category>
		<category><![CDATA[zona]]></category>
		<category><![CDATA[zona nyaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dbc-network.net/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Pernah baca buku &#8220;Who Moved My Cheese&#8221;? Bagi Anda yang belum baca, buku ini bercerita tentang dua kurcaci. Mereka hidup dalam sebuah labirin yang sarat dengan keju. Kurcaci yang satu selalu berpikiran suatu hari kelak keju di tempat mereka tinggal akan habis. Karena itu, dia selalu menjaga stamina dan kesadarannya agar jika keju di situ [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/motivasi-dari-pidato-bryan-dyson' rel='bookmark' title='Permanent Link: Motivasi Dari Pidato Bryan Dyson'>Motivasi Dari Pidato Bryan Dyson</a></li>
<li><a href='http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/cerita-suku-masai' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cerita Suku Masai'>Cerita Suku Masai</a></li>
<li><a href='http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/bernegosiasi-dengan-impian' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bernegosiasi Dengan Impian'>Bernegosiasi Dengan Impian</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-98" href="http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/motivasi-dari-buku-who-move-my-cheese/attachment/wmmc-hardcover"><img class="alignleft size-full wp-image-98" title="WMMC-Hardcover" src="http://dbc-network.net/wp-content/uploads/2010/04/WMMC-Hardcover.gif" alt="" width="150" height="225" /></a>Pernah baca buku &#8220;Who Moved My Cheese&#8221;?</p>
<p>Bagi Anda yang belum baca, buku ini bercerita tentang dua kurcaci. Mereka hidup dalam sebuah labirin yang sarat dengan keju. Kurcaci yang satu selalu berpikiran suatu hari kelak keju di tempat mereka tinggal akan habis. Karena itu, dia selalu menjaga stamina dan kesadarannya agar jika keju di situ habis, dia dalam kondisi siap mencari keju di tempat lain. Sebaliknya, kurcaci yang kedua, begitu yakin sampai kiamat pun persediaan keju tidak akan pernah habis.</p>
<p>Singkat cerita, suatu hari keju habis. Kurcaci pertama mengajak sahabatnya untuk meninggalkan tempat itu guna mencari keju di tempat lain. Sang sahabat menolak. Dia yakin keju itu hanya dipindahkan oleh seseorang dan nanti suatu hari pasti akan dikembalikan. Karena itu tidak perlu mencari keju di tempat lain. Dia sudah merasa nyaman. Maka dia memutuskan menunggu terus di tempat itu sampai suatu hari keju yang hilang akan kembali. Apa yang terjadi, kurcaci itu menunggu dan menunggu sampai kemudian mati kelaparan. Sedangkan kurcaci yang selalu siap tadi sudah menemukan labirin lain yang penuh keju. Bahkan jauh lebih banyak dibandingkan di tempat lama.</p>
<p><strong><strong>Pesan moral buku sederhana itu jelas:</strong></strong> jangan sekali-kali kita merasa nyaman di suatu tempat sehingga lupa mengembangkan diri guna menghadapi perubahan dan tantangan yang lebih besar. Mereka yang tidak mau berubah, dan merasa sudah nyaman di suatu posisi, biasanya akan mati digilas waktu</p>
<p>Pesan dari buku ini sangat menggelitik. Apa bisa saya melangkah keluar dari zona nyaman saya sekarang? Mungkin bagi beberapa orang banyak yang sudah melakukannya dan sudah mendapatkan kebahagiaan dari apa yang mereka kerjakan sekarang. Karena itu beruntunglah mereka yang saat ini bekerja di bidang yang sangat dicintainya.</p>
<p>Kembali ke diri saya sendiri. Mampukah saya keluar dari zona nyaman itu? Mampukah saya kembali ke titik nol dan mulai lagi dari awal?  Tapi ternyata saat saya mulai mengenal dBC Network, zona yang saya anggap nyaman itu tidak benar. Apa betul pergi jam 7pagi pulang jam 8malam itu nyaman? Apa betul, orang lain lebih tahu perkembangan anaknya dari ibunya sendiri iu nyaman? Apa betul di kejar-kejar dead line sama target itu nyaman? Apa betul buat cuti saja harus disimpan untuk peristiwa unpredictable itu nyaman? Huh Jauh&#8230;. sekali ya dari kata yang namanya nyaman.</p>
<p>dBC Network dengan sistemnya telah memanjakan para membernya,  memberikan kebebasan membagi jam kerjanya, memberikan keleluasaan mengatur besar gajinya, dan yang terpenting memberikan jalan buat menggapai impiannya.</p>
<p>dBC Network pun iAllah adalah jalan untuk mencari zona nyaman dan impian saya.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/motivasi-dari-pidato-bryan-dyson' rel='bookmark' title='Permanent Link: Motivasi Dari Pidato Bryan Dyson'>Motivasi Dari Pidato Bryan Dyson</a></li>
<li><a href='http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/cerita-suku-masai' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cerita Suku Masai'>Cerita Suku Masai</a></li>
<li><a href='http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/bernegosiasi-dengan-impian' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bernegosiasi Dengan Impian'>Bernegosiasi Dengan Impian</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/motivasi-dari-buku-who-move-my-cheese/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Suku Masai</title>
		<link>http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/cerita-suku-masai</link>
		<comments>http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/cerita-suku-masai#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 05:41:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[cerita motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[dBC Network]]></category>
		<category><![CDATA[hidup sukses]]></category>
		<category><![CDATA[kata-kata motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[kita sukses]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi hidup]]></category>
		<category><![CDATA[peluang bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[suku masai]]></category>
		<category><![CDATA[tips sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dbc-network.net/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Sudah pernah mendengar cerita tentang Suku Masai? Bagi yang belum tahu, suku Masai itu merupakan salah satu suku asli di benua Afrika. Sudah menjadi tradisi bagi suku Masai untuk melakukan Tarian untuk memanggil Hujan, saat kemarau panjang mulai datang. Sebuah kelompok kecil suku Masai dipercaya selalu sukses memanggil hujan saat mereka melakukan ritual tarian. Kesuksesan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/motivasi-dari-buku-who-move-my-cheese' rel='bookmark' title='Permanent Link: Motivasi dari buku &#8220;Who Moved My Cheese?&#8221;'>Motivasi dari buku &#8220;Who Moved My Cheese?&#8221;</a></li>
<li><a href='http://www.dbc-network.net/dbc-network/peluang-sukses-bisnis-online-terbuka-lebar' rel='bookmark' title='Permanent Link: Peluang Sukses Bisnis Online Terbuka Lebar'>Peluang Sukses Bisnis Online Terbuka Lebar</a></li>
<li><a href='http://www.dbc-network.net/bisnis-oriflame/sejarah-oriflame' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sejarah Oriflame'>Sejarah Oriflame</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah pernah mendengar cerita tentang Suku Masai?<br />
Bagi yang belum tahu, suku Masai itu merupakan salah satu suku asli di benua Afrika. Sudah menjadi tradisi bagi suku Masai untuk melakukan Tarian untuk memanggil Hujan, saat kemarau panjang mulai datang. Sebuah kelompok kecil suku Masai dipercaya selalu sukses memanggil hujan saat mereka melakukan ritual tarian. Kesuksesan ini, memicu rasa ingin tahu berbagai pihak, termasuk sekelompok ilmuwan.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-10" href="http://dbc-network.net/artikel-motivasi/cerita-suku-masai/attachment/suku_masai_afrika"><img class="aligncenter size-medium wp-image-10" title="suku_masai_afrika" src="http://dbc-network.net/wp-content/uploads/2010/03/suku_masai_afrika-300x199.jpg" alt="Suku Masai Afrika" width="300" height="199" /></a><br />
Pendek kata, kelompok ilmuwan ini melakukan penelitian mendalam terhadap kelompok kecil suku ini, dan membandingkannya dengan kelompok. Hasil yang mereka dapat adalah semua yang ritual yang dilakukan kelompok ini sama.<br />
Pakaian yang sama.<br />
Aksesoris yang sama.<br />
Tarian dan gerakan (mungkin mantra) yang sama.<br />
Musik pengiring yang sama.</p>
<p>Penelitian terus berlanjut, hingga mereka menemukan perbedaannya.<br />
Kelompok kecil Suku Masai ini, melakukan ritual Tarian Pemanggil Hujan-nya tanpa henti hingga hujan turun, berapapun lama-nya waktu yang mereka habiskan. <strong>Mereka tidak akan berhenti menari, hingga hujan turun.</strong></p>
<p>Luar biasa ya, teman-teman&#8230;<br />
Cerita ini saya dapat saat menghadiri d&#8217;Retro (training reguler dBC Network)</p>
<p>Apa hubungannya dengan bisnis Oriflame? Atau mungkin semua bisnis pada umumnya?<br />
Setiap kita melakukan sesuatu, pasti kita akan mendapat tantangan. Ringan, berat, mudah, sulit, pasti tantangan itu selalu datang silih berganti.<br />
Yang membedakan sukses dan gagal, hanyalah bagaimana cara kita menghadapi tantangan.<br />
Kita menghadapi tantangan dan menaklukkannya.<br />
Atau justru kita menyerah kalah, dan ditaklukkan oleh tantangan itu sendiri.</p>
<p>Semua pilihan ada di tangan kita.<br />
Ingin menari terus menghadapi tantangan seperti suku Masai memanggil hujan?<br />
Atau membiar tantangan merebut impian kita.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/motivasi-dari-buku-who-move-my-cheese' rel='bookmark' title='Permanent Link: Motivasi dari buku &#8220;Who Moved My Cheese?&#8221;'>Motivasi dari buku &#8220;Who Moved My Cheese?&#8221;</a></li>
<li><a href='http://www.dbc-network.net/dbc-network/peluang-sukses-bisnis-online-terbuka-lebar' rel='bookmark' title='Permanent Link: Peluang Sukses Bisnis Online Terbuka Lebar'>Peluang Sukses Bisnis Online Terbuka Lebar</a></li>
<li><a href='http://www.dbc-network.net/bisnis-oriflame/sejarah-oriflame' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sejarah Oriflame'>Sejarah Oriflame</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dbc-network.net/artikel-motivasi/cerita-suku-masai/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

